Ibu, bila di
dunia ini bisa menukar kesedihan dengan kebahagiaan, pasti semua kebahagiaan
yang aku miliki akan aku berikan semuanya.
Jumat, 13 Juni 2014
Rabu, 14 Mei 2014
Aku dan kamu.
Untuk perempuan
kesayanganku. Pasti saat kamu membaca tulisanku ini dada berdegub kencang
karena tak sabar menunggu kata per kata yang aku tulis. Mungkin juga senyummu
akan mengembang dengan pipi merah merona karena tersipu malu. Mata juga tak
ingin luput membaca tiap baris agar tak ada satupun huruf yang lepas dan
telewat. Sekarang aku yakin, kamu pasti cemberut karena sebal betapa
bertele-telenya aku menyampaikan tulisan ini. Baiklah, di sini aku ingin
bercerita semuanya tentang kita. Hanya aku dan kamu. Sebab kisah ini akan
selalu istimewa untuk dikenang dan diceritakan.
Langganan:
Postingan (Atom)

