Pandanganku
tiba-tiba saja mengarah ke sudut kamar, di sana tergeletak sebuah kotak
misterius yang membuatku penasaran. Entah sudah berapa lama dia ada di sana,
kotak bebentuk kubus itu sudah lama tak tersentuh jari-jemariku yang eksotis.
Perlahan ku mendekat, membuka dengan penuh harap-harap cemas, semoga saja itu
bukan bom. Oooh ternyata ini sekumpulan surat cintaku semasa sekolah. Surat
cinta yang masih tersusun rapi, walaupun tertutup debu. Sedikit bernostalgia
mengenang masa lalu, saat dimana rasa cinta kepada lawan jenis tumbuh perlahan
untuk pertama kali. Seketika aku terdiam untuk beberapa detik melihat selembar
surat cinta yang unik ini. Yaa inilah surat cinta yang lama aku cari-cari, surat
cinta pertamaku yang membuatku selalu ingat sama si dia. Sampai saat ini
dan mungkin untuk selamanya kenangan itu tak akan ku lupakan. Surat cinta yang
romantis dengan kata-kata indah penuh makna, walaupun hanya bertuliskan “Apakah
kamu suka aku?”
Minggu, 18 November 2012
Senin, 05 November 2012
Senyum yang sederhana :)
Senyumnmu itu sunggung menggoda,
bagaikan bulan sabit di malam hari, yang sinarnya menghiasi alam semesta.
Setiap hari, setiap saat aku selalu
mendapatkannya.
Mulai dari bangun tidur sampai tidur
lagi, mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi aku selalu mendapatkan
senyumanmu.
Sungguh aku selalu berharap selalu
mendapatkan senyumanmu.
Walaupun mungkin tanpa kamu sadari
bahwa senyumanmu itu selalu ku nantikan.
Senyumanmu selalu membuat aku lebih
menghargai hidupku ini.
Dengan senyumanmu itu, aku tidak
ingin jauh darimu.
Bahwa dengan senyumu itu aku selalu
mengartikan bahwa setiap senyumu itu selalu menyimpan sebuah arti.
Yaaa, semoga saja arti dari senyumu
itu adalah tanda cinta kepadaku.
Namun tidak untuk hari ini.
Hari itu tidak seperti biasanya.
Kamu tak lagi memberikan senyum yang
indah.
Senyum yang selalu ku
nanti-nantikan.
Mungkin hari ini dan hari
selanjutnya aku tidak akan bisa menikmati senyumanmu itu lagi.
kini kamu telah pergi meninggalkan
semuannya.
Meninggalkan aku yang terlanjur
cinta padamu.
Kini kamu telah pergi.
Pergi jauh ke tempat yang lebih
indah.
Pergi meninggalkan dunia yang penuh
dengan rasa cintaku.
Aku selalu berharap kamu berada di
tempat yang penuh dengan rasa cinta
Semoga tempat itu adalah surga.
Namun aku tidak akan pernah
melupakanmu.
Tidak untuk senyumanmu itu.
Aku tidak akan pernah melupakan
senyum yang kamu berikan itu.
sekarang aku hanya bisa menyimpannya
di inbox handphone ku.
Yaaa walaupun itu hanyalah
titik dua dan kurung tutup :)
Sebuah senyum yang sederhana, namun
memiliki berjuta..berjuta..berjuta.. arti dalam hidupku.
Selamat jalan.. semoga kita bisa
bertemu lagi.. dan aku bisa menikmati senyumu itu.
Minggu, 04 November 2012
Mimpi yang sama
Kami menikmatinya dengan duduk berdua..
Berada di taman sudut kota..
Di bawah cahaya bulan purnama..
Memandangi langit dan bintang yg mulai senja..
Mendengar sayup-sayup hembusan angin ditelinga..
Dikeheningan malam kami saling berpegangan tangan tanda cinta..
Perlahan dia menyandarkan kepalanya dipundakku dengan penuh rasa..
Dengan keyakinan kami mengikat janji setia..
Namun rasa itu muncul dengn tiba-tiba..
Namun kali ini lebih sakit dari biasanya...
GEDUBRAAAAKKK itulah suaranya..
Untuk kesekian kalinya aku terjatuh dari kasur yg tua..
Ternyata itu mimpi yang sama..
Langganan:
Postingan (Atom)


